Calon Dekan Sekolah Pascasarjana Unilak periode 2026-2030 ini akan segera memasuki batas akhir. Panitia penjaringan menegaskan bahwa pendaftaran akan ditutup dan dilaksanakan paling lambat Sabtu, 11 April 2026. (HUMASUNILAK/FS)
PEKANBARU - Proses penjaringan Calon Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) periode 2026–2030 semakin dinamis. Memasuki H-1 jelang ditutupnya masa pendaftaran, Jumat (10/4/2026), dua akademisi terbaik Unilak secara resmi telah menyerahkan kelengkapan berkas pencalonan kepada pihak panitia.
Pendaftar pertama adalah Assoc. Prof Dr Mulono Apriyanto, STp, MP. Dalam pencalonannya, dia mengusung visi besar untuk mewujudkan Pusat Pascasarjana terkemuka yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Islam serta Budaya Melayu. Hal ini sejalan dengan napas dan identitas Unilak.
Sebagai langkah konkret, dia berkomitmen untuk mengembangkan penelitian interdisipliner yang berpijak pada khazanah intelektual lokal guna memecahkan persoalan di tingkat nasional hingga global.
"Motivasi saya adalah memperkuat ekosistem riset yang kolaboratif, mempercepat kelulusan mahasiswa dengan kualitas tesis maupun disertasi yang tinggi, serta meningkatkan publikasi ilmiah bereputasi internasional. Fokus utama ke depan adalah mendorong kolaborasi lintas program studi agar menghasilkan inovasi yang solutif bagi masyarakat," ungkap Mulono.
Sementara itu, kandidat kedua yang turut mendaftar hari ini adalah Assoc Prof Dr Nurliana Nasution, ST, M.Kom. Dia hadir membawa visi untuk membawa institusi Pascasarjana menjadi fakultas yang unggul, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi.
Langkah strategis dan motivasi utama ini berfokus pada penguatan mutu pendidikan, riset, serta tata kelola institusi yang lebih modern. Dia juga menekankan pentingnya sinergi lintas elemen di lingkungan akademik kampus.
"Saya mencalonkan diri sebagai dekan untuk berkontribusi langsung dalam meningkatkan mutu akademik dan tata kelola institusi. Saya ingin menciptakan iklim kerja sama yang kondusif, mendongkrak prestasi dosen maupun mahasiswa, serta memastikan kesiapan pascasarjana dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman," ujarnya.
Masuknya berkas dari dua kandidat ini disambut baik oleh pihak kepanitiaan. Wakil Dekan I sekaligus Ketua Panitia Penjaringan Calon Dekan Sekolah Pascasarjana Unilak, Dr Ir Yuliana Susanti, SP, MSi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif para akademisi dalam kontestasi ini.
"Alhamdulillah, hari ini kami telah menerima berkas pendaftaran dari dua akademisi terbaik kita, yaitu Dr Mulono dan Dr Nurliana. Kehadiran beliau berdua menunjukkan tingginya komitmen dan kepedulian civitas akademika untuk bersama-sama memajukan Sekolah Pascasarjana Unilak. Panitia berkomitmen untuk menjaga seluruh tahapan penjaringan ini agar berjalan secara profesional, transparan, dan demokratis," katanya.
Lebih jauh, dia kembali mengingatkan bahwa tahapan pendaftaran Calon Dekan Sekolah Pascasarjana Unilak periode 2026-2030 ini akan segera memasuki batas akhir. Panitia penjaringan menegaskan bahwa pendaftaran akan ditutup dan dilaksanakan paling lambat Sabtu, 11 April 2026.
Bagi para akademisi dan dosen Unilak yang memenuhi persyaratan sesuai Peraturan Yayasan Pendidikan Raja Ali Haji, masih memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam bursa kepemimpinan ini dengan segera menyerahkan berkas pendaftarannya sebelum batas waktu berakhir. (HFS/SP)
Aliqu justo et labore at eirmod justo sea erat diam dolor diam vero kasd
JL Kampar Gg.Kampar IV, RT.04/RW.03, Kel.Tanjung Rhu, Kec.Lima Puluh, Pekanbaru-Riau. dekstop
+62 8236 4494 652
nusantarareport2024@gmail.com
© nusantarareport.com. All Rights Reserved.