Nusantara Report
Pekanbaru Riau

Momentum HGN 2025: Pemerintah dan PGRI Bersatu Perkuat Kesejahteraan Guru

Pendidikan Selasa, 25 November 2025 - 14:36 WIB  |    Reporter : Rd   Redaktur : Redaksi Fsy  
Momentum HGN 2025: Pemerintah dan PGRI Bersatu Perkuat Kesejahteraan Guru

(Doc PGRI Riau)

Nusantarareport.com, Pekanbaru - Halaman Kantor Gubernur Riau dipadati sekitar 2.000 guru yang menghadiri peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 PGRI, Selasa (25/11/2025). Para pendidik dari seluruh kabupaten dan kota datang untuk merayakan dedikasi mereka bagi dunia pendidikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, bertindak sebagai inspektur upacara. Prosesi dimulai tepat pukul 07.30 WIB dengan pengibaran bendera merah putih yang diiringi lagu kebangsaan, diikuti pembacaan doa dan penghormatan kepada guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang memiliki peran penting dalam membentuk masa depan bangsa.

Dalam amanatnya, Plt Gubernur Riau menegaskan, “Pemerintah daerah berkomitmen untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan guru dan distribusi tenaga pendidik yang adil, termasuk sampai ke wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal). Kami juga sangat berharap guru honorer mendapatkan kepastian status, sehingga para guru bisa fokus menjalankan tugas mulia mereka mendidik generasi penerus bangsa tanpa terbebani urusan administratif.”

Turut hadir Ketua PGRI Provinsi Riau sekaligus Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning, Prof. Dr. Adolf Bastian, S.Pd., M.Pd., bersama Sekretaris Umum PGRI Riau, Dr. H. Zulfikar, S.E., M.M. Kedua tokoh pendidikan ini memberikan dukungan penuh atas penguatan profesi guru di Riau serta optimisme terhadap masa depan pendidikan yang lebih berkualitas.

Amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang dibacakan dalam upacara mengusung tema "Guru Hebat, Indonesia Kuat." Menteri menggarisbawahi bahwa kekuatan bangsa bergantung pada guru yang tidak hanya mengajar dengan ilmu, tetapi juga dengan hati, adaptif terhadap teknologi, dan terus berinovasi dalam pembelajaran.

Selain itu, Menteri menekankan kebijakan strategis sentralisasi tata kelola guru yang bertujuan menuntaskan ketimpangan distribusi, keterlambatan tunjangan, serta kepastian status guru honorer. Dengan kebijakan ini, kesejahteraan guru diharapkan merata, pembayaran tunjangan tepat waktu, dan mutu layanan pendidikan meningkat, sehingga guru bisa fokus menjalankan tugas utama mendidik anak bangsa.

Peringatan ini menjadi momentum penghargaan sekaligus pengingat bagi semua pihak untuk terus mendukung dan memperkuat peran guru sebagai pilar utama pembangunan bangsa dan kemajuan pendidikan di Indonesia. (Rd/Fsy)

Laporan : Rd
Redaktur : Redaksi Fsy



Komentar

Hubungi Kami

JL Kampar Gg.Kampar IV, RT.04/RW.03, Kel.Tanjung Rhu, Kec.Lima Puluh, Pekanbaru-Riau.

+62 8236 4494 652

nusantarareport2024@gmail.com

Follow Us
Redaksional

© nusantarareport.com. All Rights Reserved.