(Doc Pascasarjana Unilak)
Nusantarareport.com, Pekanbaru- Perkembangan pesat teknologi informasi, terutama kecerdasan buatan (AI), big data, dan sistem berbasis algoritma, menuntut perhatian serius terhadap aspek etika karena pengaruhnya yang luas terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan.
Dosen Magister Ilmu Komputer Pascasarjana Universitas Lancang Kuning, Assoc. Prof. Dr. Ahmad Zamsuri, M.Kom., MTA., MCF., menjelaskan bahwa tantangan etika kini semakin kompleks dan tidak dapat dipisahkan dari aspek teknis pengembangan teknologi. Ia menyoroti isu seperti perlindungan privasi, keamanan data, bias algoritma, transparansi, dan akuntabilitas terhadap dampak sosial teknologi.
Selain itu, otomatisasi dan digitalisasi berpotensi menimbulkan ketimpangan akses serta mengancam keberlanjutan lapangan kerja. Karena itu, pengembang sistem harus mempertimbangkan dampak sosial, hukum, dan nilai kemanusiaan, bukan hanya efisiensi dan capaian teknis.

Dr. Ahmad Zamsuri juga menekankan peran penting pendidikan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia di bidang teknologi informasi yang beretika dan bertanggung jawab. Program Magister Ilmu Komputer, menurutnya, harus menanamkan kesadaran etika profesional, tanggung jawab sosial, dan kemampuan berpikir kritis melalui integrasi etika teknologi dalam kurikulum, studi kasus nyata, serta pendekatan problem-based learning.
Dengan pendekatan ini, lulusan diharapkan menjadi pengambil keputusan teknologi yang unggul secara teknis, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Isu etika ini menjadi refleksi penting bagi dunia pendidikan tinggi agar inovasi teknologi selalu sejalan dengan nilai-nilai etika dan tanggung jawab sosial.(RD/FSY)
Aliqu justo et labore at eirmod justo sea erat diam dolor diam vero kasd
JL Kampar Gg.Kampar IV, RT.04/RW.03, Kel.Tanjung Rhu, Kec.Lima Puluh, Pekanbaru-Riau.
+62 8236 4494 652
nusantarareport2024@gmail.com
© nusantarareport.com. All Rights Reserved.