Nusantara Report

PGRI Riau Sambut Sikap Tegas Presiden Prabowo, Prof Adolf Serukan Aksi Damai

Nasional Minggu, 31 Agustus 2025 - 22:09 WIB  |    Reporter : Rd   Redaktur : Redaksi FSY  
PGRI Riau Sambut Sikap Tegas Presiden Prabowo, Prof Adolf Serukan Aksi Damai

Presiden Prabowo Subianto, Ketua PGRI Riau Adolf Bastian (doc PGRI Riau)

NUSANTARAREPORT, Pekanbaru – Ketua PGRI Provinsi Riau, Prof. Dr. H. Adolf Bastian, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning, memberikan apresiasi sekaligus dukungan penuh atas pernyataan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menegaskan pentingnya menyeimbangkan kebebasan berekspresi dengan ketertiban umum.

Prof. Adolf menyebutkan bahwa sikap Presiden Prabowo pada 31 Agustus 2025 merupakan pesan penting bagi seluruh komponen bangsa. “Kami menyambut baik sikap Presiden yang tegas namun adil. Aspirasi rakyat adalah hak yang dilindungi konstitusi, tetapi jangan sampai disalahgunakan untuk tindakan destruktif yang justru merugikan masyarakat sendiri. Cara terbaik adalah menyampaikan kritik dengan damai, santun, dan sesuai aturan,” ujarnya.

Dalam keterangannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah selalu menghormati hak rakyat dalam menyampaikan pendapat, namun apabila aksi massa berujung pada kekerasan dan perusakan fasilitas publik, maka negara wajib hadir dengan langkah tegas.

Presiden juga mendesak DPR agar lebih sensitif terhadap aspirasi masyarakat dengan meninjau kembali kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat. Dialog antara mahasiswa, tokoh masyarakat, dan pemerintah disebut sebagai jalan untuk memperkuat demokrasi yang sehat dan inklusif.

Menanggapi adanya rencana aksi pada Senin, 1 September 2025 di Polda dan kantor DPRD Provinsi Riau , yang melibatkan mahasiswa lintas kampus, alumni organisasi mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat, Prof. Adolf mengingatkan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan yang harus berperan menjaga keseimbangan demokrasi.

“Kami mendukung mahasiswa sebagai agent of change yang berani menyampaikan suara kritis dengan tertib. Harapan kami, aksi yang digelar tetap mematuhi hukum, jauh dari tindakan anarkis, dan tidak merusak fasilitas umum. Inilah bentuk nyata praktik demokrasi yang sehat, di mana kebebasan berekspresi berjalan beriringan dengan ketertiban sosial,” tutur Prof. Adolf.

Lebih jauh, ia juga mengingatkan aparat kepolisian agar menjalankan tugas pengamanan dengan pendekatan yang humanis. “Kami mengimbau aparat untuk bersikap tenang dan tidak reaktif selama mengawal jalannya aksi. Dengan begitu, suasana di Riau akan tetap aman, damai, dan kondusif bagi semua pihak,” tambahnya.

Prof. Adolf menegaskan bahwa Unilak dan PGRI Riau selalu berkomitmen mendukung kebebasan akademik, menjunjung demokrasi, sekaligus menegakkan hukum demi persatuan dan ketenteraman masyarakat.

“Kita semua perlu bergandeng tangan menjaga persatuan bangsa, agar aspirasi rakyat benar-benar menjadi energi positif untuk mewujudkan Indonesia yang adil, sejahtera, dan bermartabat,” tutupnya penuh optimisme.(Rd/Fsy)

Laporan : Rd
Redaktur : Redaksi FSY



Komentar

Hubungi Kami

JL Kampar Gg.Kampar IV, RT.04/RW.03, Kel.Tanjung Rhu, Kec.Lima Puluh, Pekanbaru-Riau.

+62 8236 4494 652

nusantarareport2024@gmail.com

Follow Us
Redaksional

© nusantarareport.com. All Rights Reserved.