Nusantara Report
Iklan Lebaran Presiden Prabowo oke 2026
Jakarta

Lebaran 1 Syawal 2026 Beda Jadual, Menteri Agama Ajak Seluruh Umat Bertoleransi

Nasional Kamis, 19 Maret 2026 - 21:35 WIB  |    Reporter : Hafith   Redaktur : Fithriady Syam  
Lebaran 1 Syawal 2026 Beda Jadual, Menteri Agama Ajak Seluruh Umat Bertoleransi

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh utama untuk tetap menjaga kebersamaan. (Foto Istimewa)

JAKARTA - Pemerintah resmi menetapkan jadual Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh utama untuk tetap menjaga kebersamaan.

"Sebelum mengakhiri konferensi pers ini, kami mengimbau seluruh umat Islam Indonesia untuk senantiasa menjaga ketenangan, keamanan, ketertiban, dan kebersamaan selama masa Ramadan tahun ini," kata Nasaruddin di sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah di kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026) malam.

Nasaruddin mengajak seluruh pihak untuk menguatkan persatuan dan silaturahim untuk menjaga kondisi masyarakat tetap rukun. Sikap tersebut, kata Nasaruddin, sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat.

"Mari kita jadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk mempererat ukuwah, menyambung silaturahim, dan menjaga stabilitas sosial sebagai bentuk kontribusi kita dalam membangunan Indonesia yang damai dan sejahtera," ujarnya.

Terkait adanya perbedaan tanggal Lebaran 2026, Nasaruddin mengajak seluruh umat untuk bertoleransi. Mewakili pemerintah, Nasaruddin menyampaikan selamat Idulfitri untuk seluruh umat muslim di Tanah Air.

"Akhirnya, sebagai Menteri Agama dan mewakili pemerintah, saya juga ingin menyampaikan selamat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah, mohon maaf dan lahir batin. Dan kepada rekan-rekan kita yang mungkin akn berlebaran besok, seperti dikatakan Pak Ketua Komisi VIII, kami mohon supaya bertoleransi terhadap saudara-saudaranya yang masih melanjutkan puasanya sampai 30 seperti putusan sidang ini," imbuhnya.

Sidang isbat dihadiri pimpinan Komisi VIII DPR, pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dirjen Bimas Islam dan perwakilan ormas Islam lainnya. Penetapan dilakukan setelah para peserta sidang isbat mendengarkan pemaparan hasil pemantauan hilal.

"Dengan demikian berdasarkan hasil hisab serta tidak adanya laporan hilal terlihat. Disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu tanggal 21 Maret 2026," ujarnya.

Iklan Lebaran Pemrov Riau 2026

Tim Hisab Rukyat Kemenag sudah melaporkan pemantauan posisi hilal untuk penetapan Lebaran 2026. Secara hisab, hilal tak memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) di wilayah Indonesia.

"Kita lihat. Gambarnya jelas, magenta semua, merah semua. Kalau tadi kurva tadi digabungkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak memenuhi kriteria awal bulan Qomariyah MABIMS, warnanya magenta," kata anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep Nurwendaya. (HFS/SP)

 

Laporan : Hafith
Redaktur : Fithriady Syam



Komentar

Hubungi Kami

JL Kampar Gg.Kampar IV, RT.04/RW.03, Kel.Tanjung Rhu, Kec.Lima Puluh, Pekanbaru-Riau. dekstop

+62 8236 4494 652

nusantarareport2024@gmail.com

Follow Us
Redaksional

© nusantarareport.com. All Rights Reserved.