sambutan bupati Asmar & foto bersama Forkopimda Meranti dan Pengurus PGRI (doc PGRI Riau)
NUSANTARAREPORT, Meranti - Selasa, 2 September 2025 menjadi momen bersejarah bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Aula Kantor Bupati dipenuhi semangat kebersamaan saat Konferensi XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) resmi dibuka oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar. Dengan mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat”, konferensi ini menjadi panggung penting untuk memperkuat peran guru dalam mencetak generasi emas Meranti.
Dalam sambutannya, Bupati H. Asmar memberikan penghormatan yang mendalam kepada para guru yang tanpa lelah mendidik anak bangsa, baik di perkotaan maupun pelosok desa. “Guru adalah pejuang sejati tanpa tanda jasa,” ucapnya penuh haru. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan adalah kunci utama untuk mewujudkan visi Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera.
Meski kondisi keuangan daerah belum ideal, Bupati menegaskan komitmennya untuk terus berpihak pada pendidikan. Melalui APBD 2026, pemerintah daerah akan mengalokasikan anggaran khusus untuk pembangunan gedung guru, peningkatan kesejahteraan, serta pelatihan dan pendidikan berkelanjutan bagi para pendidik. “Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Meranti dan generasi penerus kita,” tegasnya.
Tak lupa, Bupati Asmar mengenang jasa para guru yang turut membentuk perjalanan kariernya hingga bisa berdiri sebagai bupati hari ini. Ia juga mengingatkan pentingnya guru beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Mengajar bukan hanya membuat anak pintar, tetapi juga mendidik mereka menjadi pribadi yang disiplin, sopan, sholeh, rajin mengaji dan beribadah. Karena itu, guru harus terus belajar agar metode mengajarnya sesuai dengan era digital. Pemerintah daerah akan mendukung pelatihan agar guru tak hanya cerdas mengajar, tetapi juga menjadi teladan dan sumber inspirasi bagi anak-anak,” ujarnya penuh semangat.
Apresiasi atas langkah progresif ini juga datang dari Ketua PGRI Provinsi Riau sekaligus Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning, Prof. Dr. Adolf Bastian, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Prof. Adolf menilai kebijakan Bupati Asmar sebagai teladan yang patut diikuti daerah lain. “Komitmen beliau untuk mengalokasikan anggaran bagi pembangunan gedung guru dan peningkatan kompetensi merupakan langkah nyata yang luar biasa. Guru adalah ujung tombak kemajuan bangsa. Dengan dukungan seperti ini, kita bisa bersama-sama mencetak guru hebat demi Indonesia yang kuat,” ujarnya.
Konferensi ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Plh. Sekda Sudandri, staf ahli, para asisten, serta Kepala Dinas Pendidikan Tunjiarto. Hadir pula jajaran pengurus PGRI, di antaranya Sekretaris Umum Dr. H. Zulfikar, S.E., M.M., Wakil Sekretaris Umum I Septiandi Putra, S.E., M.M., Bendahara Aslindawati, S.Pd., M.M., Ketua Biro Organisasi dan Kaderisasi Desy Qadarsih, S.P., M.P., Ketua Biro Komunikasi dan Informasi Assoc. Prof. Dr. Yogi Yunefri, M.Kom., serta staf sekretariat Dr. Rizki Novendra, M.Kom., Mario Junaidi, S.Pd., Indra Pratama, dan M. Hikmal Akbar. Suasana semakin semarak dengan kehadiran para guru, tenaga kependidikan, dan tamu undangan lainnya.
Dengan semangat yang ditunjukkan Bupati H. Asmar, jalan menuju pendidikan berkualitas di Kepulauan Meranti semakin terbuka lebar. Harapan baru pun lahir: guru yang lebih sejahtera, lebih kompeten, dan generasi Meranti yang siap menyongsong masa depan. (rd/fsy)
Aliqu justo et labore at eirmod justo sea erat diam dolor diam vero kasd
JL Kampar Gg.Kampar IV, RT.04/RW.03, Kel.Tanjung Rhu, Kec.Lima Puluh, Pekanbaru-Riau.
+62 8236 4494 652
nusantarareport2024@gmail.com
© nusantarareport.com. All Rights Reserved.